Masalah SLO pada kelistrikan

Selamat malam para pembaca, mungkin malam ini saya akan bercerita tentang Sertifikat Laik Operasi yang diwajibkan oleh PLN pada proses Pasang Baru dan Perubahan Daya besar (3 phasa). ide ini muncul karena saya mengikuti paguyuban PLN dan berita atau komentar komentar yang ada menarik disimak, banyak yang gagal paham dengan permasalahan ini "sok pinter banget gue hahahah" setidaknya saya akan menjelaskan sesuai dengan pengetahuan saya.



SLO adalah Sertifikat Laik Operasi yaitu selembar sertifikat yang diterbitkan oleh asosiasi seperti PPILN dan KONSUIL sebagai penjamin kelayakan operasi pada sebuah instalasi kelistrikan.

Cara mendapatkan bagaimana?
Calon pelanggan datang langsung atau via online kepada asosiasi tersebut dan petugas akan melakukan survey dan pengukuran pada instalasi kemudian akan diberikan rekomendasi jika terjadi ketidak sesuaian, apabila seluruhnya sudah sesuai akan dibuatkan sertifikat dan digambar jalur instalasi serta calon pelanggan akan dikenakan biaya sesuai tarif mereka.

apa fungsinya SLO?
fungsinya sebagai penjamin instalasi sudah layakkah jika dialiri listrik dengan daya tertentu
sebagai media pemisah antara tanggung jawab PLN dengan tanggung jawab pelanggan "kenapa seperti itu??? karena banyak kejadian kebakaran dan selalu yang dikambing hitamkan adalah kelistrikan PLN karena korsleting, menghindari itu makanya pelanggan diwajibkan untuk melakukan sertifikat atas instalasi kelistrikannya dan dijamin oleh asosiasinya.
supanya aman dan nyaman aja karena bahan instalsi sesuai SNI dan terukur kemampuannya

Kok Ribet ngurusnya???
tidak ribet kalo diikuti alurnya...jadi kalo calon pelanggan membangun rumah dan telah pasang instalasi silahkan melapor kepada asosiasi terdekat supaya dicek apakah sesuai atau belum instalasi yang dipasang dan apakah faktor keamanannya terjamin, jika sudah maka akan diterbitkan SLO. baru deh pelanggan bisa langsung Online daftar ke PLN untuk proses pasang baru.

Kenapa tidak PLN saja yang mengeluarkan SLO??
PLN (perorangan yg tersertifikasi) bisa mengeluarkan tetapi menghindari fitnah yang kejam yang dituduhkan masyarakat umum makanya diberikan ke pihak ketiga, tetapi jika pelanggan sudah melapor kepada asosiasi dan selama 7 hari tidak dilayani maka PLN berhak memberikan sertifikat itu dengan ketentuan yang berlaku dan itupun tidak semua bisa harus yang sudah tersertifikasi.

Jadi untuk para pembaca..Silahkan ikuti alur yang benar jika melakukan proses apa pun. karena setiap tahapan pasti ada maksud yang baik untuk semua, nah jika ada oknum yang dianggap menyeleweng laporkan saja jangan hanya memberi opini yang buruk, sehingga orang lain yang tidak tau apa apa ikut ikutan mikir buruk.

Semoga Urusan pembaca diberikan kelancaran.

0 comments:

Post a Comment

silahkan isikan komen anda