BNN DITANGKAP BNN, KPK DI TANGKAP KPK, DPR DIKRITIK DPR

Selamat malam para pembaca, saya saat ini akan menulis tentang kebersihan organisasi dan integritas seorang petugas atau karyawan. Seperti yang sama sama baru kita dengar adalah dimana pimpinan DPR bertemu dengan donald trum yang menghebohkan media televisi, dimana sikap yang dilakukan pimpinan DPR tersebut ada yang menilai sebagai kesalahan terbesar dan merendahkan Indonesia, tetapi terdapat juga tim yang pro mendukung habis habisan. hal ini mencerminkan bahwa pimpinan kita sekalipun akan melakukan kesalahan dan hal ini menjadi penyebab susahnya kita menegakkan hukum.

Selain itu ada juga cerita yang baru saja menggemparkan media adalah oknum petugas BNN ditangkap polisi karena memiliki narkoa. wowww unik  ya ,,petugas yang harusnya menangkap malah dia sendiri yang memikinya tetapi kabarnya untuk diedarkan atau dikonsumsi belum mendapatkan komfirmasi. kenapa hal ini patut kita ceritakan pada tulisan ini....? karena itulah kekuasaan, sehebat apapun aturan itu semua hanya tulisan yang tersusun dalam suatu kitap atau buku yang menuntuk si manusianya untuk mematuhi dan mengikuti aturannya, jadi intinya adalah aklak dan budi pekerti manusianya yang harus dibina dan dibiasakan. Seorang jaksa saja bisa terlibat korupsi karena dianggap menerima suap untuk mempengaruhi keputusannya dalam sidang, lantas kepada siapa lagi kita harus percaya?
terdapat permasalahan dan kita mengadukan ke polisi juga biayanya tidak sedikit (dari kata orang yang pernah berurusan dengan polisi) sehingga hal tersebut melatih mental masyarakatnya untuk tidak peduli akan lainya, karena jika ikut campur malah akan mendapat kesulitan sendiri dan waktu habis terbuang.

contoh lain yang mungkin tidak patut juga dicontoh oknum TNI mengandalkan kekuatan dan power psikologinya untuk tidak melunasi tagihan seperti PDAM, LISTRIK dan lainya. jika ditegur maka akan marah dan membuat pejabat sipil takut untuk melakukan penertipan. 

lohh isinya kok banyak melenceng dari judulnya..... iya memang iya semua memang sudah banyak yang melenceng, kejujuran dan integritas nilainya adalah Rupiah dari anggota penegak hukum, sang pengadil, pemeriksa dan masyarakat umum semuanya perlu imbalan untuk setiap apa yang dilakukan sehingga mental bernegara kita ujung ujungnya siapa punya kenalan dan beking kuat dan siapa yang punya kekuasaan. seandainya setiap kepala manusia mampu berfikir apa yang harus dilakukannya dengan baik dan benar berasaskan saling menjaga dan kerja sama mungkin negara kita tidak sekacau sekarang ini.
1. peduli satu sama lain
2. gotong royong
3. saling menghormati
4. toleransi
5. saling mendukung
pokoknya pelajaran PPKN jaman SD lah semua itu pasti pulih kembali.

sehingga tidak ada lagi saling sikut untuk berebut jabatan dan kekuasaan, tidak lagi bangga akan jabatan dan kekuasaan, tidak ada polisi bentrok dengan TNI, tidak lagi BNN menangkap BNN, dan KPK menangkap KPK.

0 comments:

Post a Comment

silahkan isikan komen anda