Hukuman mati Narkoba dan kontrak perusahaan tambang terbesar

Di indonesia saat ini sedang di gemparkan dengan berita hukuman mati mengenai kasus narkoba, hal ini terjadi karena beberapa pengedar tertangkap tangan membawa berkilo kilo narkoba, ada beberapa yang menjadi pertimbangan mengenai hal tersebut, ada yang mengatakan bahwa itu melanggar ham karena hak untuk hidup dan mati bukan di tentukan oleh manusia lain, tetapi ada yang berasumsi dengan beberapa narkoba yang beredar di lingkungan masyarakat maka akan membunuh lebih banyak dari pada melakukan hukuman mati 3 orang pengedar, maka menurutnya sah saja jika pengedar ini diberikan hukuman mati.
Beberapa negara sempat menarik kedutaan besar mereka sebagai gertakan atau strategi penyelamatan warga negaraanya, tetapi presiden dan hukum indonesia telah menetapkannya dan tidak bisa ditawar lagi. Sampai saat ini negara Australia masih berupaya untuk negosiasi mengenai penyelamatan nyawa warganya yang terkena kasus narkoba tersebut. Beberapa berita mengatakan sebenarnya warga Australia juga setuju untuk menghukum mati pengedar narkoba sekala besar. Maka atas dasar itu juga hukum indonesia semakin percaya diri dengan keputusannya,.
Memang benar pahit dan manisnya keadaan di indonesia hendaknya indonesia memiliki ketegasan yang tidak berubah ubah, dengan seperti itu negara lain bisa segan dan hormat atas kita. Karena pemerintahan sebelum sebelumnya sangat fleksible sehingga dianggapnya indonesia ini mudah sekali di arahkan dengan ancaman ancaman sosial.
Terdapat kasus baru yang terdengar adalah perpanjangan kontrak pt freeport indonesia, alasannya adalah kontaknyanhabis dan pemerintah mengharapkan renegosiasi, tetapi di salah satu forum mengatakan pemerintah takut sebagian warganya kehilangan pekerjaannya jika perusahaan tersebut ditutup. Hal ini terkesansangat lemah harusnya mampu memberikan keputusan yang menguntungkan masyarakat papua setidaknya. Atau mampukan investor lokal mengambil alih dan semua untuk kepentingan negara.
Sedih memang kalo kita membaca sejarahnya, sebuah provinsi dan negara tidak dihargai keputusannya dengan perusahaan.  dengan tidak dibangunnya smelter oleh perusahaan tersebut. Dan saat ini mungkin harapan kita negara mampu merencanakan hal paling baik untuk papua dan indonesia setelah 6 bulan tersebut.

google-site-verification: googlec226dbd4b006a6a9.html

0 comments:

Post a Comment

silahkan isikan komen anda